Evakuasi ODGJ Tanpa Busana, Sinergi Lintas Instansi Diapresiasi Warga Lubuklinggau

Lubuklinggau — Penanganan cepat terhadap seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran tanpa busana di lingkungan permukiman warga mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Peristiwa yang sempat meresahkan tersebut berhasil ditangani melalui kolaborasi lintas instansi pada Jumat malam (24/04/2026).

Tim gabungan yang terdiri dari Yayasan Kembang ASA Peduli Kasih, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Sosial Kota Lubuklinggau bergerak cepat melakukan evakuasi setelah menerima laporan dari warga. Proses penanganan dilakukan secara persuasif dan humanis, dengan mengutamakan keselamatan individu yang bersangkutan serta kenyamanan masyarakat sekitar.

Keberhasilan evakuasi ini tidak terlepas dari respons sigap Pemerintah Kota Lubuklinggau. Wali Kota Lubuklinggau dinilai tanggap dalam merespons laporan warga, sementara dukungan dan perhatian dari Ibu Wali Kota turut memperkuat langkah penanganan di lapangan.

Pendekatan yang dilakukan mencerminkan upaya penanganan masalah sosial yang tidak hanya berorientasi pada ketertiban umum, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. ODGJ tersebut selanjutnya akan mendapatkan penanganan lanjutan sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan kesehatan dan pendampingan sosial.

Masyarakat berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan aparat penegak perda ini dapat terus dipertahankan. Kolaborasi seperti ini dinilai penting dalam menciptakan rasa aman, meningkatkan kepedulian sosial, serta memastikan penanganan yang lebih komprehensif bagi kelompok rentan di tengah masyarakat.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan ODGJ memerlukan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan, tidak hanya dalam kondisi darurat, tetapi juga dalam upaya rehabilitasi dan reintegrasi sosial jangka panjang. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *