AS Kawal Kapal di Selat Hormuz, Tekanan terhadap Iran Meningkat

The IRGC Navy Martyr Hassan Bagheri warship and an IRGC speed boat are sailing along the Persian Gulf during the IRGC marine parade, which is commemorating the Persian Gulf National Day, near the Bushehr nuclear power plant in the seaport city of Bushehr, Bushehr province, in the south of Iran, on April 29, 2024. The Persian Gulf National Day, celebrated on the 10th of Ordibehesht in the Iranian calendar, usually falls in late April or early May and commemorates the expulsion of the Portuguese from the Stra

Pemerintah Amerika Serikat melalui Angkatan Laut Amerika Serikat mulai melaksanakan pengawalan terhadap kapal-kapal yang terdampar di perairan Teluk untuk melintasi Selat Hormuz pada Senin (4/5/2026).

 

Presiden Donald Trump menyatakan langkah tersebut sebagai bagian dari misi kemanusiaan. Melalui pernyataannya di media sosial Truth Social, ia menyebut operasi ini sebagai “isyarat kemanusiaan” guna memastikan keselamatan pelayaran internasional di kawasan yang tengah memanas.

 

Namun di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat menegaskan bahwa pihaknya tetap melanjutkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan milik Iran. Blokade yang telah berlangsung sejak pertengahan April tersebut bertujuan membatasi kemampuan Teheran dalam memperoleh keuntungan dari ekspor minyak.

 

Pemerintah AS menyebut rangkaian kebijakan ini sebagai bagian dari operasi bertajuk “Project Freedom”. Presiden Trump juga menegaskan bahwa setiap upaya yang mengganggu jalannya operasi tersebut akan ditindak secara tegas.

 

Kebijakan ganda antara pengawalan kapal sipil dan blokade ekonomi ini mencerminkan meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Teluk. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan energi dunia, sehingga setiap eskalasi berpotensi berdampak langsung pada stabilitas harga minyak global serta keamanan pelayaran internasional.

 

Pengamat menilai, situasi ini perlu dicermati secara serius oleh komunitas internasional guna mencegah potensi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

 

(Ali Baba)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *