LUBUKLINGGAU – Sebuah lesung batu diduga peninggalan permukiman kuno ditemukan secara tidak sengaja saat penelusuran di kawasan hutan, Kelurahan Belalau 1, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Selasa (28/7/2026).
Lesung batu tersebut ditemukan oleh Ali Solihin, kreator konten sekaligus anggota Jejak Petualang Nusantara Indu Umak Indu Dosun. Benda bersejarah itu memiliki ukuran sekitar 50 sentimeter dengan lebar kurang lebih 30 sentimeter.
Berdasarkan bentuk dan karakteristiknya, lesung batu tersebut diduga merupakan alat yang digunakan oleh masyarakat tempo dulu untuk menggiling rempah-rempah, biji-bijian, maupun berbagai kebutuhan sehari-hari. Temuan ini mengindikasikan bahwa kawasan tersebut pernah menjadi permukiman masyarakat atau suku pedalaman pada masa lampau.
kmMenurut informasi yang dihimpun, seiring berjalannya waktu masyarakat yang dahulu menghuni kawasan tersebut diperkirakan telah berpindah ke lokasi lain, sehingga hanya menyisakan jejak-jejak sejarah berupa benda-benda peninggalan seperti lesung batu ini.
Penemuan tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah, pemerhati sejarah, akademisi, maupun instansi terkait untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Kajian arkeologi diperlukan guna mengetahui usia, fungsi, serta nilai sejarah dari lesung batu tersebut.
Apabila hasil penelitian membuktikan bahwa benda ini merupakan peninggalan bersejarah, maka keberadaannya menjadi bagian penting dari warisan budaya yang perlu dijaga, dilestarikan, dan dikenalkan kepada generasi mendatang sebagai bukti perjalanan sejarah masyarakat di wilayah Kota Lubuklinggau. (*)

