LUBUK LINGGAU — Sebanyak 120 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Lubuk Linggau menerima bantuan modal usaha dari Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, di Cinema Hall Perkantoran Pemkot Lubuk Linggau, Rabu (19/8/2026).
Dalam sambutannya, H. Rachmat Hidayat mengatakan bantuan modal usaha tersebut telah memasuki tahap ketiga. Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada 40 pelaku usaha, tahap kedua 35 pelaku usaha, dan tahap ketiga sebanyak 120 pelaku usaha.
Masing-masing penerima pada tahap ketiga mendapatkan bantuan sebesar Rp2 juta.
“Alhamdulillah, bantuan ini merupakan bagian dari upaya kita mewujudkan misi Lubuk Linggau Juara dalam mendukung dan mengembangkan UMKM,” ujarnya.
Menurut wali kota, besaran bantuan Rp2 juta per UMKM disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang terbatas serta adanya efisiensi anggaran pada 2026.
Kondisi tersebut mendorong Pemkot Lubuk Linggau untuk berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Untuk tahap pertama dan kedua melalui Baznas yang bersumber dari zakat dan infak ASN. Sedangkan tahap ketiga melalui CSR. Saat ini dana dukungan CSR telah terkumpul sebesar Rp250 juta dari REI dan PI,” ungkapnya.
Ia berharap semakin banyak perbankan dan perusahaan yang ikut berpartisipasi melalui program CSR untuk mendukung pengembangan UMKM di Kota Lubuk Linggau.
“Selamat kepada para pelaku usaha yang telah menerima bantuan. Semoga bermanfaat dan dapat digunakan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Lubuk Linggau, Iie Sumirat, mengatakan program tersebut diwujudkan melalui bantuan permodalan bagi UMKM yang bersumber dari CSR.
Besaran bantuan yang diberikan berkisar Rp2 juta hingga Rp5 juta, dengan tujuan menambah modal kerja, meningkatkan kualitas dan pengembangan usaha, serta menciptakan dan mempertahankan lapangan pekerjaan.
Secara keseluruhan, program bantuan tersebut telah menyasar 195 pelaku UMKM dalam tiga tahap.
(Ali Baba)
