๐๐ฎ๐๐ฎ๐ค ๐๐ข๐ง๐ ๐ ๐๐ฎ -Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat mengatakan konsep smart city (kota cerdas) sangat baik untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat pengawasan keamanan, serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Dan ke depan Kota Lubuk Linggau diarahkan menuju sistem berbasis digitalisasi tersebut.
Hal itu diungkapkan, H Rachmat Hidayat saat menerima audiensi Pimpinan PT Nusa Network Prakarsa dan PT Visi Tama Gemilang di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut dibahas peluang pengembangan program smart city di Kota Lubuk Linggau.
Menurut wali kota, walaupun ada keterbatasan anggaran daerah sebagai dampak dari kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, tapi tak menutup kemungkinan akan terjalin kerja sama melalui sistem kolaborasi yang saling menguntungkan.
Namun untuk saat ini Pemerintah Kota Lubuk Linggau masih memfokuskan anggaran pada penyelesaian infrastruktur dasar dan program prioritas lainnya sesuai kemampuan keuangan daerah.
Sementara itu, Pimpinan PT Visi Tama Gemilang, Susandi, memaparkan sejumlah solusi smart city yang ditawarkan pihaknya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan smart city tidak dapat direalisasikan hanya dalam waktu satu tahun karena cakupannya yang luas dan melibatkan banyak perangkat daerah.
โSmart city memiliki cakupan besar dan terintegrasi dengan berbagai dinas. Tidak bisa dibangun hanya dalam satu tahun anggaran,โ ujarnya.
Ia menambahkan, sistem yang ditawarkan mencakup teknologi keamanan kota berbasis kecerdasan buatan (AI), seperti kamera pendeteksi wajah, pemantauan parkir secara maksimal, hingga kamera dengan jangkauan deteksi mencapai 750 meter.
Selain itu, tersedia pula sistem kontrol lalu lintas, pencegahan kebakaran hutan, serta kamera AI untuk pengawasan di aliran sungai dan lahan hutan.
Turut hadir dalam audiensi tersebut, Product Specialist PT. Nusa Network Prakarsa, Annisa Dewi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, H Heri Zulianta dan Kepala Diskominfotiksan, Ervan Affansyah.
Reporter : (Ali Baba)

