September 21, 2026

DUA KALI PERTAMINI TERBAKAR, SOSIALISASI APAR DI LUBUKLINGGAU PERLU DIPERKUAT

LUBUKLINGGAU — Terjadinya kebakaran pada Pertamini yang dalam beberapa waktu terakhir tercatat sudah dua kali terjadi di Kota Lubuklinggau menjadi perhatian serius terhadap aspek keselamatan dan pencegahan kebakaran.

 

Kondisi tersebut dinilai menjadi momentum bagi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk tidak hanya berperan saat kebakaran terjadi, tetapi juga lebih aktif melakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan kepada pemilik maupun operator Pertamini.

 

Salah satu hal yang perlu diperkuat adalah pemahaman mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Mulai dari jenis APAR yang sesuai, cara penggunaan, penempatan yang tepat, hingga langkah awal yang harus dilakukan ketika muncul percikan api atau kebakaran kecil.

 

Edukasi tersebut penting mengingat usaha yang berkaitan dengan bahan bakar memiliki risiko kebakaran yang cukup tinggi. Penanganan awal yang tepat dapat menjadi langkah penting untuk mencegah api berkembang dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

 

Terlepas dari persoalan legalitas Pertamini, aspek keselamatan tetap tidak boleh diabaikan. Pemilik maupun operator perlu memahami potensi risiko serta memiliki pengetahuan dasar mengenai tindakan pencegahan dan penanganan awal kebakaran.

 

Damkar juga diharapkan dapat memperkuat program sosialisasi secara langsung ke lapangan, sehingga masyarakat tidak hanya mengetahui bahaya kebakaran, tetapi juga memahami apa yang harus dilakukan ketika kondisi darurat terjadi.

 

Mencegah jauh lebih baik daripada menunggu api membesar. Jangan sampai sosialisasi dan edukasi baru dilakukan setelah korban serta kerugian kembali terjadi. Pencegahan harus dimulai dari sekarang. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *