Lahat, Sumatra Selatan — Bukit Jempol menjadi salah satu destinasi wisata alam yang paling mencuri perhatian di Sumatra Selatan. Bukit ini dikenal karena bentuk puncaknya yang menjulang curam menyerupai jari, sehingga tampak unik dan ikonik dari kejauhan. Lokasinya cukup strategis karena berada tidak jauh dari jalan utama di sekitar Kota Lahat. yang dirangkum Tim Tanjak MLM Lubuklinggau Viral.my.id dari berbagai sumber. Senin, 02/02/26
Bukit Jempol memiliki ketinggian sekitar 670 meter di atas permukaan laut (mdpl). Meski tergolong bukit, jalur pendakiannya menyuguhkan pengalaman yang menantang. Mengutip laman Gunung Bagging, para pecinta alam kerap memilih bermalam satu malam di bahu bukit, meskipun waktu pendakian sebenarnya relatif singkat.

Karena berada di wilayah Sumatra yang masih alami dan minim penanda, pendaki sangat disarankan menggunakan jasa pemandu lokal demi keamanan dan kenyamanan perjalanan.
Berikut enam fakta menarik tentang Bukit Jempol yang perlu diketahui:
1. Memiliki Beberapa Nama
Bukit ini dikenal dengan beberapa sebutan, antara lain Bukit Jempol, Bukit Telunjuk, dan Bukit Serelo. Ketiganya merujuk pada bentuk puncaknya yang runcing dan menjulang. Jalur menuju kaki bukit tergolong mudah, namun bisa menjadi licin saat musim hujan.
2. Minim Rambu Pendakian
Tidak tersedia rambu resmi menuju jalur pendakian. Pendaki yang datang menggunakan kendaraan biasanya harus bertanya kepada warga setempat atau mengandalkan GPS untuk menemukan titik awal pendakian.
3. Titik Awal Pendakian yang Direkomendasikan
Pendakian paling disarankan dimulai dari Desa Ulak Pandan, yang berada di jalur Lahat–Muara Enim. Dari desa ini, pendaki akan melewati Desa Negeri Agung dan menyeberangi jembatan kayu tradisional di atas Sungai Lematang, yang juga menjadi spot foto favorit.
4. Melewati Perkebunan Karet
Jalur pendakian akan membawa pendaki melewati perkebunan karet, kemudian masuk ke kawasan hutan. Di sepanjang jalur, terdapat beberapa mata air alami yang airnya jernih dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pendaki.
5. Waspada Pacat dan Nyamuk Pendaki
perlu ekstra waspada, terutama setelah hujan. Pacat dan nyamuk cukup sering ditemukan di beberapa titik jalur, sehingga disarankan menggunakan pakaian tertutup dan alas kaki yang sesuai.
6. Puncak Berbatu Andesit
Jalur pendakian biasa hanya mencapai ketinggian sekitar 600 mdpl. Untuk mencapai puncak tertinggi, dibutuhkan kemampuan panjat tebing karena medan yang sangat terjal dan berbatu andesit. Pendakian ke puncak sejati hampir mustahil dilakukan tanpa peralatan khusus.
Dengan panorama Sungai Lematang yang berkelok dan perbukitan hijau di sekitarnya, Bukit Jempol menjadi destinasi menarik bagi pencinta alam dan petualangan. Meski menantang, keindahan alam yang ditawarkan menjadikan bukit ini layak masuk daftar tujuan wisata alam di Sumatra Selatan
Reporter : Ali Baba

